Thursday, November 28, 2013

Cultural Impact and Communication Skills



Undangan untuk menjadi dosen tamu di Universitas Atmajaya dengan topik mengenai pengaruh kultur di perusahaan Multinasional, memberikan banyak pemikiran baru yang menarik, terutama mengenai adapatasi.

Di kelas saya bereksperimen sedikit mengenai expatriate, saya coba bertanya kepada seluruh mahasiswa dan mahasiswi siapa expatriate di Indonesia yang mereka kenal dengan hadiah sebuah coklat toblerone sebagai snack. Hampir seisi kelas terdiam, tetapi ada satu orang yang menjawab Eric Meijer.

Di perusahaan multinasional, expatriate
(orang dari negara asal perusahaan asing yang ditempatkan di negara lain seperti Indonesia) adalah hal yang biasa. Banyak alasan mereka untuk mau pergi dari negaranya, tetapi banyak juga yang gagal menjalankan misi tersebut. Masalah utama adalah adaptasi.

Meskipun manusia konon merupakan hasil dari seleksi alam, terutama dari kemampuan beradaptasi dengan lingkungan sekitar, namun masing-masing memiliki kecepatan untuk beradaptasi yang berbeda-beda. Hal yang terlihat sepele ini yang banyak menyebabkan seorang karyawan/manager gagal ketika ditempatkan di sebuah tempat baru yang jauh dari negara tempat mereka berasal.

Hal ini sangatlah penting buat sebuah brand ketika akan melakukan ekspansi usaha,kemampuan beradaptasi karyawan haruslah diperhatikan.



Hal kedua yang menarik adalah mengenai communication skills, banyak mahasiswa dan mahasiswi yang sepertinya harus banyak belajar dalam berkomunikasi dengan rekan sekerja dan atasan.Karena hal ini memang tidak diajarkan di text book kuliah. Kegagalan dalam berkomunikasi juga salah satu sumber kegagalan dalam karir.

Hal yang sama juga terjadi pada entrepreneur, sebagai pengusaha muda business communcation skills sangatlah penting untuk menjalankan usaha. Banyak yang mengaibaikan hal simpel ini, padahal ini adalah kunci dalam mengembangkan sebuah brand. Mulai berkomunikasi dengan staff, dengan perusahaan lain, dengan supplier, dengan media, dll. Sudah ratusan ataupun ribuan contoh di lapangan, banyak bisnis yang gagal karena kegagalan dalam berkomunikasi, so jangan segan-segan untuk mengupgrade your communication skills.


Salam Tambalbrand.







No comments:

Post a Comment